Info

Selamat Datang

Selamat datang di www.albert-einstein.blogspot.com .. silahkan untuk melihat-lihat.. eitss tapi jangan lupa untuk follow dan kunjungi balik yah :D hehee

Sekilas Tentang Saya

Nama Saya Johan Amos Sianturi, saya ingin memperdalam blog dengan teman saya Halim Swito Pakpahan.

Kamis, 26 Januari 2012

Setting Web Site Dg Power Dynamo

Latihan:
1.Jalankan PowerDynamo
Dari Start bar:
Programs>Sybase>PowerDynamo 3.0>Manage PoweDynamo
* Ini akan menjalankan Sybase Central lain.

- Pada Sybase centra ini akan ada dua Plug-ins:Adaptive Server Anywhere dan PowerDynamo 3.0
- Jaguar berada di Sybase Central yang lain,karena Jaguar berbasis Java
2.PowerDynamo digunakan untun mengatur repository database anda yang akan di gunakan di Web Site. Sebagai contoh,rata –rata demo atau contoh applikasi menggunakan database EASDemo baik sebagai repository data atau repository Web site.

Pertama,anda harus membuat sebuah database dan data source ODBC baru.
”Dengan menggunakan Sybase Central,Expand folder ‘Adaptive Server Anywhere’dan klik folder ‘Utilities’.
* Double klik pada ‘Create Database’Wizard
Pilih path dan beri nama databasenya dg namaanda_website_db.db
Klik next sampai 5 kali,pada window ‘Select a Page Size’pilih 2048 bytes. Trus klik sampai selesai.

Selanjutnya,Klik pada folder ‘Utilities’di folder ‘PowerDynamo 3.0′atau folder ‘Adaptive Server Anywhere’double klik pada ‘ODBC Administrator’wizard.
* Pada tab ‘System DSN’pilih ‘Add’
* Pilih Adapative Server Anywhere 6.0′driver dan klik ‘Finish’
* Seanjutnya pada window ‘ODBC Configuration for Adaptive Server Anywhere’. lakukan setting dibawah ini:
- Tab ODBC:isi nama data source dengan namaanda_website_db
- Tab Login:UserID = dbs,Password = sql
- Tab Database:
Server name:tidak perlu di isi
Start line:tidak perlu di isi
Database Name:Optional (bisa disi bisa tidak)
Database file:Pilih (gunakan tombol browse) file yang tadi telah dibuat
3.- Tab Network:tidak ada perubahan
- Tab Advance:tidak ada perubahan
* Kembali ke tab ‘ODBC’dan klik pada tombol ‘Test Connection’untuk test apakah koneksi ke database sudah bisa. Kemudian klik OK
* Pada window ‘ODBC ‘Configuration for…’klik OK
* Pada window ‘ODBC ‘Data Source Administrator’klik OK
4.Sekarang database dan ODBC Data source telah selesai dibuat,selanjutnya anda bisa membuat Connection Profile dengan PowerDynamo ( sama dengan database profile di PowerBuilder)

Dari Sybase Central pilih:
Tools>Connection Profiles. Window Connection Profile akan muncul.
Klik New,kemudian isi nama untuk ‘Connection Profile’dengan namaanda_website_profile dan pilih ‘PowerDynamo 3.0′dari list yang ada,kemudian klik OK.
Pda window ‘Connection Profile’,pilih connection type dengn ‘ODBC’. Pilih ODBC Data Source yang telah anda buat tadi (namaanda)website_db). UserID dan Password tidak perlu diisi,kemudian Klik OK untuk membuat profilenya.
Klik Close pada window ‘Connection Profiles’
5.Selanjutnya anda harus membuat mapping ke database. Mapping berupa address URL yang akan link ke database.

Di Sybase Central,expand pada PowerDynamo di treview,pada Utlities,expand ‘Configuration’cari ‘Mappings’. Pada sebelah kanan view,doble klik ‘Add Maping’
* Untuk ‘URL prefix’,isi /namaanda_website
* Type of site –nya ‘database site’
* Pilih site dengan profile yang telah anda buat (namaanda_website_profile)
* Klik OK
* Klik OK

- Sekarang,mapping yang telah anda buat (/namaanda_website/apapun.html),akan membuat namaanda_website_profile melakukan koneksi dengan namaanda_website_db untuk menyiapkan data pada apapun.html Web page pada browser.
Yang terakhir,anda harus malakukan koneksi pada database untuk melakukan konfigurasi pada Web site.

Untuk menggunakan connection profile yang telah anda buat,dengan menggunakan Sybase Central pilih:
Tools>Connection Profiles,kemudian pilih nama profile yang anda buat tadi dan tekan Connect.

Pada waktu pertamakali anda melakukan koneksi,akan muncul window dengan pesan ‘There is no web Site stored with this Userid and Data Source. Do you want to create a web site on this connection?”ini bukan error,kemudian tekan tombol Yes.
- Pertama kali anda melakukan koneksi dengan database Web site system akan meng-install beberapa table yang dibutuhkan (dengan nama depan ‘Web’). Hal ini sama dengan PowerBuilder sewaktu kita melakukan koneksi pertama kali ke database.
Selanjutnya adana akan melihat window dengan judul ‘Web Site Setup’. Window ini menanyakan Root folder pada Web site anda,nama defaultnya adalah ‘Site’,berinama secara default lalu tekan OK.
Setelah PowerDynamo selesai membuat file-file yang dibuthkan,anda akan meliah beberapa item pada treeview di bawah PowerDynamo yang sama namanya dengan Web site anda. Jika anda meng-expandnya,maka anda akan melihat folder ‘Site’,Ini folder utama anda untuk menyimpan file-file Web page anda.

sumber : ilmu komputer

0 komentar:

Posting Komentar